Kerjoo terus menghadirkan pembaruan untuk membantu perusahaan mengelola kehadiran karyawan dengan lebih mudah dan efisien. Kali ini, Kerjoo menghadirkan upgrade pada fitur Presensi Keluar Otomatis yang kini dapat diatur hingga level karyawan, baik secara individual maupun massal.

Pembaruan ini dirancang untuk membantu admin mengelola kasus presensi keluar yang sering dilakukan pada hari berikutnya, sehingga data kehadiran dapat tercatat dengan lebih akurat.

Apa yang Baru?

Kini, admin dapat mengaktifkan fitur Presensi Keluar Otomatis secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing karyawan.

Selain itu, Kerjoo juga akan membantu admin mengidentifikasi karyawan yang berpotensi membutuhkan fitur ini melalui sistem rekomendasi otomatis berdasarkan pola presensi yang dilakukan.

Dengan pembaruan ini, proses monitoring dan pengelolaan kehadiran menjadi lebih praktis tanpa perlu melakukan pengecekan manual secara terus-menerus.

Sebelumnya, Pengaturan Dilakukan di Level Perusahaan

Sebelum pembaruan ini, fitur Presensi Keluar Otomatis hanya dapat diatur pada level perusahaan atau divisi. Artinya, ketika fitur diaktifkan, pengaturan tersebut akan berlaku untuk seluruh karyawan yang berada dalam divisi atau pengaturan perusahaan yang dipilih.

Admin juga dapat menentukan jeda waktu presensi keluar otomatis, misalnya 5 menit setelah jam kerja berakhir. Sebagai contoh, apabila jam kerja berakhir pukul 17.00 dan waktu presensi keluar otomatis diatur 5 menit, maka sistem akan mencatat presensi keluar karyawan pada pukul 17.05.

Melalui pembaruan terbaru, Kerjoo memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dengan menghadirkan pengaturan hingga level karyawan.

Dengan begitu, admin dapat mengaktifkan Presensi Keluar Otomatis hanya untuk karyawan yang memang membutuhkannya, tanpa harus menerapkannya kepada seluruh karyawan dalam satu divisi atau perusahaan.

Rekomendasi Aktivasi Secara Otomatis

Untuk membantu admin dalam mengambil keputusan, Kerjoo akan mengirimkan rekomendasi aktivasi Presensi Keluar Otomatis melalui email.

Rekomendasi ini akan dikirim apabila terdapat karyawan yang melakukan presensi keluar pada hari berikutnya selama 3 hari berturut-turut.

Dengan adanya notifikasi tersebut, admin dapat lebih cepat mengetahui karyawan yang sering mengalami keterlambatan presensi keluar dan mempertimbangkan penggunaan fitur Presensi Keluar Otomatis untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Laporan Mingguan Presensi Keluar Beda Hari

Selain email rekomendasi, admin juga akan menerima Laporan Mingguan Presensi Keluar Beda Hari.

Laporan ini berisi informasi mengenai karyawan yang melakukan presensi keluar pada hari berikutnya, sehingga admin dapat memantau pola kehadiran secara lebih mudah dan terstruktur.

Jika diperlukan, laporan mingguan ini dapat dinonaktifkan melalui pengaturan admin.

Cara Mengatur Presensi Keluar Otomatis untuk Satu Karyawan

Untuk mengaktifkan fitur pada karyawan tertentu, ikuti langkah berikut:

  1. Buka menu Kelola Karyawan > Data Karyawan.
  2. Pilih nama karyawan.
  3. Masuk ke tab Kehadiran.
  4. Klik Pengaturan Presensi.
  5. Aktifkan Presensi Keluar Otomatis.

Pengaturan ini cocok digunakan apabila hanya beberapa karyawan yang membutuhkan fitur tersebut.

Cara Mengatur Presensi Keluar Otomatis Secara Massal

Jika perusahaan ingin mengaktifkan fitur untuk beberapa karyawan sekaligus, admin dapat menggunakan fitur Aksi Massal.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka menu Kelola Karyawan > Data Karyawan.
  2. Klik ikon Aksi Massal.
  3. Klik Target untuk memilih karyawan yang akan diatur.
  4. Klik Aksi.
  5. Pilih Atur Presensi Keluar Otomatis.

Melalui pengaturan massal, proses aktivasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

Manfaat Pembaruan Ini

Dengan hadirnya pengaturan Presensi Keluar Otomatis hingga level karyawan, perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat, seperti:

1. Monitoring Lebih Proaktif

Admin akan mendapatkan rekomendasi otomatis tanpa harus memeriksa data presensi satu per satu.

2. Mengurangi Kesalahan Data Kehadiran

Kasus presensi keluar yang tercatat pada hari berikutnya dapat diminimalkan melalui pengaturan yang lebih tepat.

3. Pengelolaan Lebih Fleksibel

Fitur dapat diaktifkan hanya untuk karyawan yang membutuhkan, baik secara individual maupun massal.

4. Administrasi HR Lebih Efisien

Dengan laporan dan rekomendasi otomatis, proses pemantauan kehadiran menjadi lebih sederhana dan hemat waktu.

Informasi Penting

Sebelum menggunakan fitur ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Rekomendasi aktivasi Presensi Keluar Otomatis dikirim melalui email kepada admin.
  • Rekomendasi diberikan apabila karyawan melakukan presensi keluar pada hari berikutnya selama 3 hari berturut-turut.
  • Admin akan menerima Laporan Mingguan Presensi Keluar Beda Hari.
  • Pengiriman laporan mingguan dapat dinonaktifkan melalui pengaturan admin.
  • Pengaturan dapat dilakukan untuk satu karyawan maupun secara massal.
  • Fitur Presensi Keluar Otomatis tersedia pada paket Basic.

Kesimpulan

Pembaruan fitur Presensi Keluar Otomatis memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mengelola kehadiran karyawan secara lebih akurat dan efisien. Dengan adanya rekomendasi otomatis, laporan mingguan, serta pengaturan hingga level karyawan, admin dapat lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan dan menerapkan pengaturan yang sesuai.

Melalui pembaruan ini, Kerjoo terus berupaya menghadirkan solusi yang membantu perusahaan mengelola absensi dan kehadiran karyawan dengan lebih praktis sesuai kebutuhan operasional sehari-hari.