Setiap karyawan bisa memiliki ketentuan presensi yang berbeda. Karena itu, pengaturan presensi kini dapat disesuaikan per karyawan, sehingga administrator bisa menentukan aturan yang sesuai untuk karyawan tertentu.
Melalui Pengaturan Presensi Karyawan, terdapat tiga ketentuan yang dapat diatur, yaitu Nonaktifkan Face Validation, Presensi Keluar Otomatis, dan Hanya dapat presensi dari mesin FingerSpot.
Cara Mengakses Pengaturan Presensi Karyawan
Pengaturan presensi dapat diakses melalui data karyawan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka Data Karyawan
Masuk ke menu Data Karyawan untuk melihat daftar karyawan.
2. Pilih Nama Karyawan
Pilih nama karyawan yang ingin diatur ketentuan presensinya.
3. Buka Tab Kehadiran
Setelah masuk ke detail karyawan, pilih tab Kehadiran.
4. Pilih Pengaturan Presensi
Pada tab Kehadiran, pilih Pengaturan Presensi.
Alur aksesnya adalah:
Data Karyawan → Pilih Nama Karyawan → Tab Kehadiran → Pengaturan Presensi.
5. Atur Ketentuan Presensi
Di halaman Pengaturan Presensi, Anda akan menemukan tiga pengaturan. Pilih YA atau TIDAK sesuai ketentuan yang ingin diterapkan pada karyawan tersebut.

6. Simpan Pengaturan
Setelah semua pengaturan ditentukan, simpan perubahan yang telah dibuat.
3 Pengaturan Presensi yang Bisa Disesuaikan Per Karyawan
1. Nonaktifkan Face Validation
Nonaktifkan Face Validation digunakan untuk mengatur apakah hasil selfie karyawan saat melakukan presensi perlu melalui validasi wajah. Pengaturan ini dapat diterapkan secara per karyawan.
Jika YA
Validasi wajah dinonaktifkan.
Efeknya: karyawan tetap melakukan selfie seperti biasa saat presensi, tetapi foto yang diambil tidak akan divalidasi apakah wajahnya valid atau tidak. Gambar apa pun yang dikirim pada saat selfie tetap diterima.
Jika TIDAK
Validasi wajah tetap aktif.
Efeknya: karyawan tetap melakukan selfie saat presensi dan foto tersebut akan melalui proses validasi wajah sesuai pengaturan sistem.
2. Presensi Keluar Otomatis
Presensi Keluar Otomatis digunakan untuk mengatur apakah presensi keluar karyawan dilakukan secara otomatis oleh sistem. Pengaturan ini dapat diterapkan per karyawan.
Jika YA
Efeknya: karyawan tidak perlu melakukan presensi keluar secara manual. Sistem akan otomatis melakukan presensi keluar sesuai tanggal pada jadwal pulang karyawan.
Jika TIDAK
Efeknya: karyawan perlu melakukan presensi keluar secara manual melalui mobile Kerjoo.
3. Hanya Dapat Presensi dari Mesin FingerSpot
Hanya dapat presensi dari mesin FingerSpot digunakan untuk membatasi sumber presensi karyawan dan memastikan presensi dilakukan melalui perangkat yang telah ditentukan.
Jika YA
Efeknya: karyawan hanya dapat melakukan presensi melalui mesin FingerSpot.
Jika TIDAK
Efeknya: karyawan dapat melakukan presensi melalui mobile Kerjoo.
Pengaturan Presensi Bisa Disesuaikan Per Karyawan

Dengan pengaturan ini, administrator dapat menentukan ketentuan presensi secara individual. Jadi, pengaturan untuk satu karyawan tidak harus sama dengan karyawan lainnya.
Misalnya, karyawan tertentu tetap perlu melakukan selfie dengan validasi wajah, sedangkan pada karyawan lain validasi wajah dapat dinonaktifkan. Begitu juga dengan presensi keluar dan perangkat yang digunakan untuk melakukan presensi.
Bagi perusahaan yang menggunakan absensi online, pengaturan per karyawan ini memudahkan administrator menyesuaikan ketentuan presensi sesuai kebutuhan tanpa harus mengubah pengaturan seluruh karyawan.
Kerjoo memungkinkan pengaturan tersebut dilakukan langsung dari data karyawan. Dengan begitu, administrator dapat menentukan mekanisme presensi yang sesuai untuk setiap karyawan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan.
Apa yang Terjadi Jika Pengaturan Diubah?
Agar lebih mudah dipahami, berikut rangkuman efek dari setiap pilihan:
Kesimpulan
Pengaturan Presensi Karyawan digunakan untuk menentukan ketentuan presensi secara per karyawan.
Ada tiga pengaturan yang dapat disesuaikan:
- Nonaktifkan Face Validation: menentukan apakah selfie karyawan perlu divalidasi atau tidak.
- Presensi Keluar Otomatis: menentukan apakah karyawan perlu melakukan presensi keluar atau sistem akan mencatatnya secara otomatis sesuai tanggal jadwal pulang.
- Hanya dapat presensi dari mesin FingerSpot: menentukan apakah karyawan hanya dapat melakukan presensi melalui mesin FingerSpot atau dapat menggunakan mobile Kerjoo.
Dengan Kerjoo, administrator dapat menyesuaikan ketentuan presensi langsung dari data karyawan. Pengaturan ini memberikan kontrol yang lebih spesifik karena setiap karyawan dapat memiliki konfigurasi presensi sesuai ketentuan yang diterapkan perusahaan.
Bagi perusahaan yang sedang mengelola administrasi karyawan secara lebih terintegrasi, pengaturan presensi ini juga dapat menjadi bagian dari pengelolaan HRIS yang lebih terstruktur.