Pakai Fitur Aksi Massal, Kelola Karyawan Jauh Lebih Singkat!

Fitur Aksi Massal bisa jadi alat bantu untuk mendukung review kinerja lebih efisien

Fitur aksi massal
Fitur aksi massal

Sejauh ini, hal apa yang menjadi tantangan terbesar Anda dalam mengelola perusahaan? Seberapapun skala perusahaan, operasional yang dilakukan semestinya harus efisien. Termasuk dalam hal ini adalah cara mengelola karyawan yang lebih singkat dan sesuai kapasitas.

Sementara itu, masalah yang muncul pada setiap bisnis mungkin saja lebih kompleks dan tidak terduga. Hanya saja, pada setiap masalah harus disikapi dengan solusi yang strategis dengan tools yang tepat. Fitur Aksi Massal adalah salah satu fitur baru dari aplikasi Kerjoo untuk melakukan aksi tertentu pada beberapa karyawan sekaligus.

Contohnya adalah penyesuaian jatah cuti dan kepentingan untuk pindah divisi perusahaan. Ini akan menjadi solusi praktis untuk perusahaan yang memiliki jumlah karyawan yang banyak.

Cara Penggunaan Fitur Aksi Massal

Berikut ini akan kami jelaskan secara singkat tentang cara penggunaan Fitur Aksi Massal.

Fitur aksi massal

Masuk ke Akun Perusahaan

  • Pertama-tama, Anda perlu membuka halaman https://app.kerjoo.com dengan email dan password.
  • Klik tombol MASUK, lalu Anda segera menuju ke dashboard admin perusahaan.
Fitur aksi massal

Mulai Menggunakan Fitur Aksi Massal

  • Klik menu 'Kelola Karyawan', kemudian pilih sub menu 'Data Karyawan' seperti gambar di atas.
  • Setelah login perusahaan dan klik sub menu 'Data Karyawan', Anda akan menemukan tombol baru yaitu Aksi Massal.
  • Fungsi dari tombol aksi masal yaitu menerapkan aksi atau ketentuan khusus kepada beberapa karyawan sekaligus.
Fitur aksi massal

Menentukan Target

  • Anda bisa menentukan target penerimanya, apakah 'Semua', 'Divisi tertentu', atau 'Karyawan tertentu'.
  • Jika Anda pilih 'Semua', tapi ada nama karyawan yang terkecuali atau yang bukan target penerima, bisa Anda masukkan pada kolom yang muncul di bawahnya.
  • Jika memilih 'Divisi Tertentu', Anda juga bisa tentukan penerima spesifik dan penerima terkecuali.
  • Ketika target adalah 'Karyawan tertentu', maka Anda tinggal tuliskan penerima spesifik.
Fitur aksi massal

Menentukan Aksi yang Diterapkan

  • Setelah menentukan target, selanjutnya adalah menentukan aksi yang diperlukan. Anda bisa pilih 'Samakan sisa cuti', 'Tambah sisa cuti', 'Kurangi sisa cuti', atau 'Pindah Divisi'.
  • Sebaiknya Anda memilih dengan bijak, karena aksi yang sudah dikirim tidak bisa dibatalkan.
  • Contohnya adalah pilihan untuk 'Samakan sisa cuti', Anda harus mengisi berapa sisa cuti dan kapan tanggal cuti berakhir. Setelah itu klik 'Proses'.
  • Pada saat cuti disamakan, akan ada email masuk yang mengkonfirmasi pilihan atau aksi yang dipilih sebelumnya.

Dengan penerapan Fitur Aksi Massal ini, maka manajemen data karyawan bisa lebih praktis karena tidak perlu menentukan secara manual satu persatu. Rekap data juga langsung terpusat pada satu aplikasi yang juga bisa merekam data kehadiran, laporan kerja harian, broadcast penting, dan fitur lainnya.

Fitur Aksi Massal

Apa Saja yang Harus Dikelola secara Efisien?

Seperti yang Anda ketahui, kunci keberhasilan mengelola bisnis atau perusahaan adalah tentang orang-orang di dalamnya. Seberapa efektif dan efisien pengelolaan yang diterapkan akan berpengaruh pada kinerja secara umum. Kemudian seberapa besar komitmen tim Anda secara khusus?

Penggunaan Fitur Aksi Massal di atas adalah tentang tools yang digunakan untuk mempersingkat proses manajemen di perusahaan. Tapi, apa saja yang sebenarnya harus Anda kelola secara serius?

Perpindahan Divisi

Kenyataannya karyawan di suatu divisi bisa merasa jenuh, burnout, dan ingin belajar hal baru. Bisa dipahami juga jika ada yang berniat pindah pekerjaan. Tapi, rencana tersebut tidak selalu kamu resign ke kantor baru.

Ada banyak alasan karyawan pindah pekerjaan, termasuk dalam hal ini adalah pindah divisi dalam satu kantor. Tidak sedikit perusahaan yang membuka peluang untuk karyawan mencoba bekerja di divisi lain. Beberapa perusahaan bahkan aktif menerapkan mutasi karyawan, jika memang karyawan mampu.

Mengatur Jatah Cuti

Menurut Pasal 79 ayat (3) UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 dan UU Cipta Kerja No. 11 tahun 2020, pekerja memiliki hak cuti tahunan setidaknya 12 hari kerja sesudah mereka bekerja 12 (dua belas) terus menerus.

Sebagian perusahaan pun memiliki peraturan tambahan tentang jatah cuti yang tertuang di perjanjian kerja dengan kesepakatan karyawan. Ada yang menerapkan batas maksimal cuti tahunan, dan ada yang menambah jatah cuti untuk karyawan.

Jam Kerja dan Waktu Istirahat

Ketentuan jam kerja yang diatur oleh UU No. 21 tahun 2020 dan pasal 21 ayat (2) PP No. 35 tahun 2021 adalah sebagai berikut;

  • 7 jam sehari (untuk sistem 6 hari kerja seminggu)
  • 8 jam sehari (untuk sistem 5 hari kerja seminggu)

Dengan catatan di sini jam istirahat bukanlah jam kerja. Saat hari kerja, perusahaan wajib memberi waktu istirahat paling sedikit 30 menit sesudah bekerja selama 4 jam lamanya.

Tapi, bagaimana dengan perusahaan yang menerapkan jam kerja fleksibel? Inilah salah satu kewenangan perusahaan untuk menerapkan kebijakan tambahan. Bahwa karyawan boleh menetukan sendiri kapan waktu bekerja dan kapan istirahat. Asalkan tanggung jawab terlaksana dengan optimal, beberapa karyawan tertentu boleh istirahat di luar jam istirahat yang umum yaitu pukul 12 siang.

Pemberian Apresiasi ke Tim

Aspek yang satu ini juga termasuk ke dalam kewenangan perusahaan untuk mengapresiasi kinerja tim. Pemberian apresiasi sangat penting misalnya setelah karyawan mencapai target dengan hasil memuaskan.

Begitu juga untuk peningkatan employee engagement mereka yang full masuk kerja sebulan. Perusahaan bisa juga menerapkan pemberian reward/bonus kehadiran.

Review Pekerjaan dengan Sistematis

Hal krusial berikutnya yang harus dikelola secara efisien adalah cara review pekerjaan. Apalagi setelah pandemi, tim Anda sudah beradaptasi dengan kerja jarak jauh dalam waktu lama. Bagaimana Anda mengevaluasi kinerja karyawan Anda secara efisien?

Satu hal sulit dalam melakukan tinjauan kinerja pada saat tim Anda jauh adalah bahwa Anda tidak memiliki cukup informasi karena Anda tidak melihat karyawan Anda secara langsung.

Menurut Harvard Business Review, saat harus mengevaluasi kinerja tim, sebenarnya tidak ada template atau satu ukuran yang cocok untuk semua. Manajer memang perlu melakukan review secara individu. Tapi, apakah hal itu akan efisien?

Sebenarnya, dengan tools yang tepat, perusahaan Anda tidak perlu susah payah mengumpulkan data dan file secara manual. Dengan adanya fitur statistik, ekspor file, dan ringkasan kehadiran dengan aplikasi Kerjoo, maka perusahaan bisa melakukan review kedisiplinan karyawan secara cepat. Bisa lihat data per hari, per bulan, maupun per karyawan.

Kesimpulan

Apapun yang sudah Anda ketahui tentang cara mengelola karyawan memang harus diterapkan langsung. Kemudian baru bisa diukur seberapa jauh tingkat keberhasilannya. Fitur Aksi Massal dari aplikasi Kerjoo adalah salah satu alat bantu agar proses pengelolaan data karyawan lebih cepat. Penggunaannya juga dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan tim.

Kinerja karyawan yang optimal tidak lepas dari pengelolaan yang optimal pula dari perusahaan. Fitur-fitur terbaik yang ada di aplikasi absensi Kerjoo akan memudahkan perusahaan Anda dalam memaksimalkan kinerja karyawan.

Fitur aksi massal