Arti Face Recognition dan Apa Kegunaannya untuk Absensi Online?

Arti Face Recognition dan Apa Kegunaannya untuk Absensi Online?

Membahas tentang keamanan data, ada beberapa bentuk yang cukup terkenal misalnya kata sandi (password) dan PIN (Personal Identification Number). Tapi, penerapan sistem keamanan tersebut tampaknya belum maksimal untuk menjamin keamanan data pribadi seseorang. Masih ada saja risiko kebocoran yang bisa menyebabkan kerugian. Seiring waktu, teknologi face recognition atau sistem keamanan menggunakan wajah lebih banyak dipilih. Apa arti face recognition dan bagaimana cara kerjanya?

Sebelumnya, ada yang perlu kita pahami yaitu teknologi biometrik yang dikembangkan untuk mendukung sistem keamanan. Sistem keamanan dengan biometrik semakin banyak diminati karena tidak bisa dipalsukan dan lebih akurat. Face recognition termasuk salah satu cara untuk identifikasi yang efektif menggunakan informasi biometrik yaitu wajah.

Arti Face Recognition dan Cara Kerjanya

Sebagian orang mungkin saja sudah pernah menggunakan teknologi face recognition, tapi belum tahu arti dari istilah tersebut. Lalu apa saja kegunaannya bagi masyarakat? Simak ulasan berikut ini.

Arti face recognition merupakan sebuah teknologi pengenalan wajah yang bisa mengidentifikasi seseorang dari gambar digital atau video secara real time. Teknologi ini mampu memindai wajah yang selanjutnya bisa dihubungkan ke komputer atau smartphone Anda. Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence) untuk mengenali wajah-wajah manusia yang sudah terdaftar di database. Face recognition nantinya akan dikembangkan lebih baik lagi serta digunakan secara luas.

arti face recognition

Salah satu orang yang membantu melakukan pengembangan teknologi face recognition adalah Jay Godstein. Ia memberikan 21 tanda Key Facial Landmark agar memudahkan kamera melakukan scan wajah. Baru di tahun 2001, teknologi face recognition pertama kalinya di uji coba secara massif.

Cara Kerjanya Bagaimana?

Adapun cara kerja yang ada pada device dengan sistem face recognition yaitu;

1. Proses Pendeteksian Wajah

Proses yang pertama ini dilakukan dengan mengambil foto wajah dengan memindai foto 2D secara digital maupun video untuk mengambil foto wajah 3D. Kamera mendeteksi dan menempatkan citra wajah, baik sendirian atau di tengah keramaian. Gambar mungkin menunjukkan orang tersebut melihat lurus ke depan.

2. Analisis Wajah

Setelah wajah dideteksi, software bisa menentukan posisi, ukuran, karateristik, dan sikap kepala. Selanjutnya, gambar wajah ditangkap dan dianalisis. Sebagian besar teknologi pengenalan wajah bergantung pada gambar 2D daripada gambar 3D karena dapat lebih mudah mencocokkan gambar 2D dengan foto publik atau yang ada di database.

Geometri wajah Anda kemudian dibaca. Faktor utama termasuk jarak antara mata Anda, kedalaman rongga mata Anda, jarak dari dahi ke dagu, bentuk tulang pipi Anda, dan kontur bibir, telinga, dan dagu. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi wajah yang merupakan kunci untuk membedakan wajah Anda.

3. Mengubah Gambar menjadi Data

Proses selanjutnya yaitu mengambil wajah mengubah informasi analog (wajah) menjadi sekumpulan informasi digital (data) berdasarkan fitur wajah seseorang. Analisis wajah Anda pada dasarnya diubah menjadi rumus atau kode numerik yang disebut faceprint. Dengan cara yang sama bahwa sidik jari (fingerprint) itu unik, setiap orang memiliki sidik wajah (faceprint) sendiri.

4. Menemukan Kecocokan

Sidik wajah Anda kemudian dibandingkan dengan database wajah lain yang dikenal. Jika wajah Anda cocok dengan gambar dalam database pengenalan wajah, maka penentuan akan dibuat. Setelah itu, sistem melakukan verifikasi dan identifikasi. Terakhir adalah melakukan analisis tekstur wajah untuk meningkatkan keakuratan hasil pencocokkan.

arti face recognition

Apa Kegunaan Face Recognition?

Setelah memahami sekilas tentang arti face recognition, ketahui juga tentang sejarahnya. Berdasarkan sejarah, face recognition di buat pertama kali untuk membantu polisi dalam menangkap tahanan yang lepas dari penjara. Pada tahun 1852 kantor polisi di Inggris menggunakan teknologi ini untuk mencari tahanan yang lepas. Tahun 1970-an, teknologi identifikasi wajah mulai di uji coba secara umum.

Teknologi ini digunakan untuk berbagai tujuan. Secara umum, penciptaan face recognition berguna untuk mempermudah pekerjaan manusia seperti berikut.

1. Membuka Kunci Ponsel

Berbagai ponsel menggunakan pengenalan wajah untuk membuka kunci perangkat. Teknologi ini menawarkan cara yang ampuh untuk melindungi data pribadi dan memastikan bahwa data sensitif tetap tidak dapat diakses jika ponsel dicuri.

2. Digunakan di Bandara

Pengenalan wajah telah menjadi pemandangan yang akrab di banyak bandara di seluruh dunia. Semakin banyak pelancong yang memegang paspor biometrik dan mencapai gerbang lebih cepat. Pengenalan wajah tidak hanya mengurangi waktu tunggu tetapi juga memungkinkan bandara meningkatkan keamanan.

3. Penegakan Hukum

Arti dan kegunaan face recognition juga banyak dipahami oleh para penegak hukum. Polisi mengumpulkan foto dari tahanan dan membandingkannya dengan database pengenalan wajah penduduk. Setelah foto tahanan diambil, foto mereka akan ditambahkan ke database untuk dipindai setiap kali polisi melakukan pencarian kriminal lainnya.

4. Mengurangi Kejahatan Ritel

Pengenalan wajah digunakan untuk mengidentifikasi pencurian di toko atau supermarket. Foto-foto individu dapat dicocokkan dengan basis data penjahat yang besar. Jadi kerugian bisa diatasi karena orang yang berpotensi mengancam toko bisa terdeteksi.

5. Perbankan

Perbankan online biometrik adalah manfaat lain dari pengenalan wajah. Alih-alih menggunakan kata sandi satu kali, pelanggan dapat melakukan transaksi dengan melihat ponsel cerdas atau komputer mereka. Dengan pengenalan wajah, tidak ada kata sandi yang dapat dikompromikan oleh peretas.

6. Untuk Perkantoran

Penggunaan teknologi ini untuk pengecekan suhu badan atau absensi karyawan di perkantoran yang bisa meningkatkan efisiensi kerja di perusahaan. Sistem kehadiran pengenalan wajah telah menjadi terkenal karena menegakkan akuntabilitas dalam banyak bisnis. Pengenalan wajah juga digunakan dalam sistem kehadiran siswa, pelacakan kehadiran di acara, kontrol akses, dan banyak lagi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita bisa memahami arti face recognition dan kegunaannya. Ini merupakan salah satu teknologi biometrik yang terkenal dan diandalkan sampai saat ini. Dari semua pengukuran biometrik, pengenalan wajah dianggap yang paling alami. Identifikasi wajah memang masuk akal dan akurat, karena kita biasanya mengenali diri kita sendiri dan orang lain dengan melihat wajah, daripada sidik jari dan iris.

Diperkirakan lebih dari setengah populasi dunia tersentuh oleh teknologi pengenalan wajah secara rutin setiap hari. Penggunaannya bisa untuk beberapa hal misalnya untuk mendukung absensi online karyawan di kantor. Selain itu juga bisa untuk perbankan, keamanan di bandara, sampai penegakan hukum.

Yang jelas, untuk absensi karyawan dengan face recognition bisa mengatasi kecurangan. Absensi online Kerjoo dilakukan oleh karyawan dari aplikasi absensi pada smartphone mereka. Hal ini bisa membantu perusahaan untuk memastikan bahwa absensi dilakukan oleh karyawan masing-masing.

arti face recognition