Mengenal Biometrik Wajah, Teknologi Identifikasi Paling Akurat

Biometrik wajah adalah teknologi biometrik yang paling akurat. Simak hingga tuntas artikel ini untuk mengenal apa itu biometrik wajah.

Mengenal Biometrik Wajah

Saat ini, teknologi biometrik sepertinya sudah menjadi standar dalam teknologi identifikasi dan keamanan. Hampir semua lini saat ini mulai menggantikan sistem keamanan lama menjadi teknologi biometrik. Nah, teknologi biometrik sendiri sebetulnya ada beberapa macam. Salah satu teknologi biometrik yang paling akurat adalah biometrik wajah.

Mengapa teknologi biometrik wajah ini dikatakan paling akurat? Hal ini karena setiap orang memiliki bentuk, struktur, serta ekspresi wajah yang berbeda-beda. Selain itu, biometrik wajah menjadi teknologi identifikasi paling akurat karena wajah adalah bagian dari tubuh manusia yang paling mudah dikenali. Lalu, apa itu biometrik wajah dan bagaimana cara kerja teknologi ini?

Apa Itu Biometrik Wajah?

Mengenal biometrik wajah

Untuk dapat mengenal lebih jauh mengenai teknologi biometrik wajah, tentunya Anda harus mengetahui lebih dulu apa itu biometrik wajah. Teknologi biometrik wajah sendiri merupakan salah satu jenis dari teknologi biometrik. Nah, teknologi biometrik adalah identifikasi atau pengenalan berdasarkan perhitungan karakteristik fisik dan fisiologis yang unik secara digital.

Dalam biometrik wajah sendiri, yang menjadi komponen atau karakteristik fisik sebagai alat identifikasi adalah wajah. Sehingga, biometrik wajah adalah identifikasi atau pengenalan identitas seseorang berdasarkan perhitungan karakteristik wajah secara digital. Nah, proses identifikasi ini sendiri sedikit berbeda dengan teknologi biometrik yang umum digunakan seperti sidik jari.

Teknologi biometrik yang satu ini bekerja dengan menganalisis dan mendeteksi bagian-bagian titik tertentu di wajah yang paling akurat untuk mengidentifikasi identitas seseorang. Dalam proses pendeteksian karakteristik wajah, terdapat tiga level karakteristik wajah yang dideteksi. Berikut ini tiga level karakteristik wajah dalam teknologi biometrik wajah:

· Level 1, karakteristik level ini adalah karakteristik yang paling mudah diamati dari wajah. Umumnya, dalam level ini, sistem akan mendeteksi bentuk wajah (geometri) dan warna dari kulit wajah.

· Level 2, karakteristik yang satu ini mendeteksi wajah seseorang dari struktur wajah. Nah, struktur wajah ini adalah komponen yang ada pada wajah seperti hidung, mulut, mata, jarak antar mata, dan lain-lain.

· Level 3, level ini merupakan level mikro dimana sistem akan mendeteksi titik yang paling akurat. Nah, titik ini adalah bagian dari wajah yang tidak terstruktur. Sebagai contoh perubahan warna pada kulit, goresan, tekstur kulit wajah, dan lain-lain.

Teknologi biometrik yang satu ini seringkali digunakan sebagai sistem keamanan. Bukan hanya itu, bahkan di negara lain teknologi ini telah digunakan sebagai salah satu sarana untuk menanggulangi tindak kriminal. Bahkan, di Singapura teknologi ini telah digunakan sebagai identitas utama seperti KTP.

Cara Kerja Teknologi Biometrik Wajah

Sebetulnya, teknologi biometrik wajah ini memiliki cara kerja yang sama dengan teknologi biometrik lainnya yaitu dengan melakukan pendeteksian terhadap karakteristik tersebut. Nah, teknologi pengenalan wajah ini memiliki cara kerja yang sama seperti face recognition. Ada tiga tahapan dalam melakukan identifikasi karakteristik wajah dalam teknologi ini.

1.      Akuisisi Citra Biometrik Wajah

cara kerja biometrik wajah

Pada tahapan yang pertama ini, sistem akan melakukan akuisisi citra wajah Anda secara digital. Proses akuisisi ini dilakukan menggunakan alat scan atau sensor dengan infrared heat scan. Proses ini juga terkadang dilakukan dengan menggunakan multi spektra, yaitu near-infrared, infrared, dan visible. Alat sensor ini umumnya menggunakan sensor 2D. Akan tetapi, dalam perkembangannya sudah banyak juga yang menggunakan sensor 3D dan video.

2.      Pendeteksian Wajah

Setelah sistem mendapatkan citra dari wajah Anda, selanjutnya sistem biometrik wajah ini akan melakukan pendeteksian terhadap bentuk, warna, struktur, hingga tekstur wajah. Bahkan, dalam perkembangannya pendeteksian ini juga dilakukan terhadap ekspresi dan pose wajah. Pada tahapan ini, sistem akan melakukan pendeteksian terhadap banyak titik yang dipercaya sebagai titik paling akurat. Nah, hal inilah yang nantinya dapat mengidentifikasi seseorang secara akurat.

3.      Proses Ekstraksi Fitur dan Pemadanan Wajah

Tahap terakhir dari proses pengenalan wajah dalam teknologi biometrik ini adalah mengekstraksi fitur-fitur di wajah dan melakukan pemadanan. Proses ekstraksi dan pemadanan ini dilakukan dengan tiga pendekatan yaitu berbasis tampilan, model, dan juga tekstur. Dari ketiga pendekatan tersebut, pendekatan yang berbasis tekstur adalah pendekatan yang paling akurat.

Hal ini karena dalam pendekatan ini, proses ekstraksi dilakukan terhadap pencahayaan dan pose wajah. Nah, teknik yang biasa digunakan ada dua yaitu local binary pattern dan gradient orientation. Setelah proses ekstraksi ini dilakukan, selanjutnya semua data yang terekam tersebut dikumpulkan untuk dilakukan verifikasi guna menghasilkan identitas akhir.

Contoh Penggunaan Teknologi Biometrik Wajah

Teknologi biometrik wajah ini dianggap sebagai teknologi dengan tingkat akurat yang tinggi. Bahkan, teknologi ini kemudian digunakan dalam sistem keamanan sebagai pengganti kata sandi dan PIN. Para ahli menilai bahwa kekuatan kata sandi dan PIN sudah tidak lagi dapat menjaga keamanan data dan privasi dari para pengguna. Hal ini karena deretan angka tersebut masih bisa dibobol oleh para hacker.

Akan tetapi, teknologi biometrik terutama biometrik wajah ini menggunakan karakteristik fisik dan fisiologis yang mana tidak dapat dimanipulasi oleh siapapun. Mengapa demikian? Wajah, sidik jari, DNA, iris, dan lainnya memiliki keunikan. Artinya, keunikan ini tidak dapat ditiru oleh siapapun. Nah, apa saja contoh penggunaan teknologi ini?

· Sistem Keamanan

sistem keamanan biometrik wajah

Contoh penggunaan yang pertama adalah sebagai sistem keamanan. Dengan menggunakan teknologi biometrik wajah, akan sulit untuk membobol sistem keamanan akun Anda. Hal ini karena wajah adalah salah satu bagian tubuh dari manusia yang sangat unik. Setiap orang memiliki bentuk, warna, struktur, hingga tekstur wajah yang berbeda-beda.

Bukan hanya itu, setiap orang juga memiliki pose wajah atau ekspresi wajah yang berbeda-beda. Sehingga, hal ini akan sulit untuk dimanipulasi oleh hackeruntuk membobol sistem keamanan Anda. Hampir semua ponsel saat ini telah menggunakan teknologi biometrik wajah sebagai sistem keamanannya. Bukan hanya itu, perbankan juga telah menggunakan teknologi ini dalam sistem keamanan mobile banking para nasabah.

· Sistem Absensi

Seperti yang kita ketahui, saat ini hampir semua perusahaan telah mengganti sistem absensi mereka dengan teknologi biometrik. Nah, teknologi biometrik yang umum digunakan oleh banyak perusahaan adalah sidik jari. Tetapi, ternyata tidak sedikit juga perusahaan yang kini mengganti sidik jari menjadi biometrik wajah.

Hal ini untuk menghindari terjadinya kecurangan dari para karyawan untuk memanipulasi sidik jari tersebut. Sedangkan, hal ini tidak dapat dilakukan jika menggunakan teknologi biometrik wajah atau yang dikenal dengan face recognition. Nah, teknologi ini digunakan dalam sistem absensi online menggunakan aplikasi.

· Menanggulangi Kriminalitas

Di beberapa negara, teknologi ini sudah digunakan dalam proses penanggulangan kriminalitas. Teknologi ini digunakan untuk merekam wajah setiap penjahat tanpa mereka sadari. Nah, biasanya dalam proses pendeteksian dilakukan menggunakan video yang menangkap gerak wajah, pose atau ekspresi wajah, dan juga pencahayaan.

Dengan menggunakan teknologi biometrik wajah ini, kepolisian dapat mengatasi tindak kriminalitas dengan menemukan para pelaku secepatnya. Hal ini karena setiap kamera yang terpasang di suatu kota akan terintegrasi dengan sistem dari kepolisian. Sehingga, ketika terdeteksi wajah penjahat di suatu tempat, kepolisian dapat langsung bergerak.

· Tanda Identitas Resmi

Bukan hanya sebagai sistem keamanan atau sistem absensi saja, teknologi biometrik wajah ini bahkan telah digunakan sebagai tanda identitas resmi di Singapura. Yup, Singapura telah menggunakan wajah sebagai identitas resmi atau KTP resmi Singapura.

Hal ini diterapkan karena wajah merupakan identitas asli manusia yang tidak bisa ditiru atau unik. Selain itu, wajah merupakan identitas yang paling mudah dikenali oleh orang lain maupun sistem dan yang paling terlihat. Berbeda dengan sidik jari yang sulit untuk dilihat dengan jarak tertentu.

Kesimpulan

Teknologi biometrik wajah adalah teknologi pengenalan yang mengidentifikasi dari karakteristik fisik wajah seseorang. Teknologi ini memiliki tingkat keamanan dan keakuratan yang sangat tinggi karena wajah merupakan identitas yang unik dan paling mudah dilihat oleh sistem. Cara kerjanya pun sama dengan teknologi biometrik lainnya yaitu dengan menggunakan sensor.

Banyak sekali kegunaan dari teknologi ini dalam berbagai bidang salah satunya digunakan dalam sistem absensi. Nah, bila Anda ingin menggunakan teknologi ini dalam sistem absensi, Anda dapat menggunakan aplikasi absensi online dari Kerjoo. Dengan fitur face recognition, sistem absensi akan terhindar dari kecurangan karyawan.

Bukan hanya itu saja, ada fitur canggih lainnya yang terus menerus dikembangkan untuk pengelolaan karyawan yang lebih efektif dan efisien. Penasaran dengan fitur canggih dari aplikasi Kerjoo? Ketahui dan pelajari semua fitur canggihnya dengan klik di sini!

coba gratis sekarang