Begini Langkah yang Tepat untuk Menjadi Karyawan Berprestasi

Begini Langkah yang Tepat untuk Menjadi Karyawan Berprestasi

Daftar Isi

Bagaimana langkah untuk menjadi karyawan berprestasi? Menjadi karyawan yang sukses dan memiliki karier yang bagus adalah pencapaian yang layak diperjuangkan.

Akan tetapi, untuk meraih posisi tersebut tentu banyak jalan yang harus dilalui terlebih dahulu, salah satunya adalah dengan menjadi karyawan berprestasi di suatu bidang.

Menjadi karyawan yang berprestasi memang melibatkan melibatkan kecerdasan, kompeten, dan juga keuntungan. Dengan karakter optimis dan semangat yang Anda miliki, tentu jalan untuk menjadi karyawan berprestasi sangatlah terbuka.

Langkah Menjadi Karyawan Berprestasi

Nah, inilah beberapa langakh mudah untuk menjadi karyawan berprestasi. Yuk, langsung disimak!

1. Bersikap Proaktif dan Tunjukkan Inisiatif

Karyawan berprestasi

Yang pertama, bersikaplah proaktif dan bersemangat. Energi semangat positif dipercaya bisa menular kepada orang-orang disekitar kita, jadi jangan takut untuk menyuarakan pendapat Anda atau mengemukakan ide-ide baru.

Anda juga bisa menunjukkan sifat inisiatif di tempat kerja. Tawarkan bantuan kepada kolega dengan cara yang positif, sehingga tidak terlihat meremehkan mereka.

Hal ini tentu bisa menjadi daya tarik positif bagi orang disekitar bahwa anda dan memberikan mindset bahwa mereka bisa menjadi seorang pekerja keras dan menginspirasi mereka untuk menampilkan diri terbaik mereka.

2. Memiliki Etika Kerja yang Baik

Setiap karyawan, idealnya memiliki etika kerja yang kuat. Karyawan dengan etos kerja yang kuat akan bekerja keras, berdedikasi, dan bertekad untuk memberikan pekerjaan terbaiknya tepat waktu.

Ketika seorang karyawan memiliki pendekatan positif terhadap pekerjaan, akan lebih mudah bagi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan.

Ini juga menjadi lebih mudah bagi pemimpin atau manajer untuk mendelegasikan tugas kepada tim jika anggota tim menunjukkan etika kerja yang kuat.

Etika kerja yang baik akan membuat perbedaan antara karyawan berkinerja terbaik dan karyawan biasa. Jika Anda mempekerjakan karyawan dengan pengalaman bertahun-tahun tetapi tidak memiliki etika kerja, hasilnya akan tidak maksimal.

3. Semangat dan Passionate

Karyawan yang penuh dengan semangat bisa dibilang sangat passionate di bidangnya. Passion adalah sesuatu yang akan membawa perbedaan dalam melakukan pekerjaan yang berkualitas dan komitmennya terhadap perusahaan.

Selain itu, orang yang menyukai pekerjaannya tidak akan merasa seperti sedang bekerja. Dengan demikian, dia secara alami akan melakukan yang terbaik karena dia mencintai apa yang dia lakukan.

Dia juga mendapatkan kebahagiaan dari waktu yang dihabiskan dengan rekan kerja dan atasannya.

Seorang karyawan yang tidak memiliki hasrat untuk pekerjaan mungkin menyelesaikan pekerjaannya. Namun perbedaannya akan terlihat pada kinerja jangka panjang karyawan.

Seorang karyawan yang tidak memiliki passion, cepat atau lambat, akan menunjukkan tanda-tanda kurangnya motivasi dan penurunan produktivitas.

Jadi, bagaimana tepatnya Anda mengenali karyawan yang bersemangat? Menurut survei dari Deloitte, passion terdiri dari tiga aspek berikut:

  • Komitmen jangka panjang yang berorientasi pada tujuan tertentu.
  • Selalu mencari ilmu dan tantangan baru.
  • Kecenderungan untuk membentuk hubungan yang kuat.

4. Rendah Hati dan Jujur

Tidak ada yang menyukai seseorang yang kerap berbohong tentang pencapaiannya. Kandidat yang lebih disukai untuk calon karyawan adalah seseorang yang akan membuktikan kepada mereka melalui kerja keras dan terpuji daripada melalui kata-kata.

Tempat kerja yang produktif seharusnya tidak memiliki karyawan yang sombong tetapi rendah hati. Selain itu, Anda juga diwajibkan untuk bersikap jujur.

Walaupun berada di lingkungan kantor tidak menutupi bahwa kamu dapat terhindar dari masalah, tetapi kerendahan hati dan kejujuran tentu akan membantu kamu untuk melewatinya.

Maka itu, tetaplah menghargai apapun yang terjadi di sekitar dan hargailah segala pendapat rekan-rekanmu.

5. Karyawan Berprestasi berarti Dapat Diandalkan

Apa yang bisa lebih menjengkelkan daripada karyawan yang tidak mengikuti instruksi? Entah dia tidak seserius yang seharusnya atau tidak mendengarkan dengan seksama saat instruksi diberikan.

Bagaimanapun, sebagai karyawan tentu kamu harus menjadi yang bisa diandalkan sehingga tidak menyebabkan pelanggan atau klien yang kecewa.

Mengikuti instruksi menunjukkan bahwa karyawan tersebut mampu mengambil tanggung jawabnya dengan serius.

Dapat diandalkan juga berarti muncul untuk bekerja tepat waktu, memberi tahu pihak berwenang terkait ketika dia tidak bisa datang, dan memenuhi tenggat waktu.

Seorang pekerja yang dapat diandalkan memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi karyawan berprestasi.

6. Berusaha Berpikir Kritis

Karyawan berprestasi

Karyawan yang hebat menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan. Berpikir kritis adalah keterampilan untuk melihat suatu masalah dan menghasilkan solusi logis.

Umumnya, ini dilakukan dengan meninjau berbagai perspektif dan solusi yang memunkinkan.

Karyawan dengan keahlian berpikir kritis biasanya suka mengajukan pertanyaan yang tepat. Mereka juga mampu mengidentifikasi masalah, dan memberikan solusi yang bermanfaat dan pemikir out-of-the-box yang hebat.

Perusahaan biasanya menemukan bahwa ketika mereka mempekerjakan karyawan dengan keterampilan berpikir kritis yang kuat, mereka bisa diidentifikasi sebagai aset.

7. Berpikir dan Bersikap Positif

Umumnya, orang tidak suka berada di dekat orang-orang yang pesimis atau negatif. Sama seperti rekan kerja, atasan akan senang melihat seseorang yang datang bekerja dengan senyum di wajahnya dan selalu optimis, apapun situasinya.

Perilaku positif dan bahagia itu akan sangat menular. Betapapun membosankan atau beratnya tugas tersebut, orang yang positif akan melakukan pekerjaannya dengan senang dan efisien.

Selain itu, masalah membutuhkan solusi dan pemberi kerja menginginkan pekerja yang dapat mengenali masalah dan membantu dalam menyarankan, merancang dan melaksanakan solusi.

Orang yang optimis adalah kunci untuk tim yang lebih baik dan budaya yang lebih baik. Singkatnya, sangat menyenangkan memiliki karyawan yang positif untuk mewujudkan tujuan perusahaan Anda ke yang lebih besar.

8. Bisa Memotivasi Diri

Individu yang memiliki motivasi diri tidak perlu dipaksa untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka memiliki energi untuk melakukan pekerjaan dan biasanya bekerja secara konsisten.

Anda tidak perlu khawatir tentang jam kerja yang lambat atau hilang ketika ada karyawan yang memiliki motivasi tinggi untuk bekerja untuk Anda. Orang yang memiliki motivasi diri tahu apa tujuan hidup mereka, dan mereka akan bersemangat menjalaninya.

Mereka melambangkan kerendahan hati dan dapat menertawakan diri mereka sendiri, menerima kritik dan mengakui kesalahan.

Tidak hanya itu, karyawan dengan tipe ini pun sudah pasti gigih dan berusaha untuk terus memperbarui pengetahuannya secara terus menerus.

9. Menjadi Karyawan Berprestasi yang Kreatif

Perusahaan membutuhkan orang-orang dengan ide-ide kreatif untuk kemajuan dan perkembangannya.

Oleh karena itu, mereka yang mau bereksperimen dengan hal-hal baru dan berpikir out-of-the-box yang dengan sendirinya akan membantu perkembangan perusahaan itu sendiri, sehingga bisa memiliki perkembangan yang pesat.

Selain itu, mereka akan membantu meningkatkan produktivitas karyawan dan juga perusahaan.

Kesimpulan

Itulah beberapa tips untuk menjadi karyawan berprestasi versi kerjoo.com. Menjadi sukses dalam pekerjaan yang ditekuni memang impian semua orang.

Karena itu, ada banyak hal yang seharusnya diupayakan untuk menjadi karyawan yang berprestasi di perusahaan tempat Anda bekerja.

Apa yang sudah Anda lakukan hari ini? Semoga beberapa tips di atas bisa membantu kalian untuk menjadi karyawan berprestasi.

bg ads

Aplikasi Absensi Online

Gratis Trial 14 Hari