Surat Lamaran Kerja yang Benar, Pertimbangan untuk HRD

Surat Lamaran Kerja yang Benar, Pertimbangan untuk HRD

Pada zaman sekarang, bukanlah hal mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok. Perusahaan pun juga tidak mudah untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan. Karena memang keduanya harus saling memenuhi syarat. Ini jelas menuntut tim HRD untuk melakukan rekrutmen yang efektif. Salah satunya adalah dengan memeriksa contoh surat lamaran kerja yang dikirim kandidat. Setelah itu melakukan wawancara dengan kandidat terpilih, baik secara offline maupun wawancara kerja online.

Dengan mengetahui kebutuhan pekerjaan dan kompetisi di dunia kerja, maka cara menulis lamaran kerja pun menjadi hal yang penting. Jika kandidat menulis lamaran dengan baik dan benar, maka HRD perusahaan akan lebih dimudahkan pekerjaannya. Karena memang performa yang baik bisa dimulai sejak baru melamar, yaitu tentang bagaimana cara menulis lamaran kerja yang menarik HRD.

Bukan hanya dokumen formalitas, tapi surat lamaran kerja bisa menjadi suatu identitas dari pelamar. Ciri-ciri surat yang baik bisa dilihat dari format yang memudahkan interviewer saat membacanya. Bisa juga disempurnakan dengan desain yang menarik. Tapi, apa saja yang termasuk wajib tercantum dalam contoh surat lamaran kerja? Sebelum mengetahui surat lamaran kerja yang menarik, ada beberapa hal yang perlu kita pahami.

surat lamaran kerja

Poin yang Dicantumkan di Dalam Surat Lamaran Kerja

Sesuai dengan namanya, surat lamaran kerja adalah sebuah surat dari seseorang untuk perusahaan yang sedang menyediakan pekerjaan. Karena sifatnya adalah surat resmi, maka saat membuatnya harus memakai bahasa yang baik dan benar. Surat yang disusun dengan baik, maka akan bisa menjadi salah satu kunci sukses saat rekrutmen. Ada beberapa poin penting yang tercantum di dalamnya, seperti yang kita bahas berikut ini.

1. Tempat, Tanggal, dan Perihal Surat Lamaran Kerja

Pertama-tama, harus dituliskan secara lengkap tempat dan tanggal surat lamaran kerja yang dikirim. Posisinya umumnya ada di sebelah kanan atas. Tapi boleh juga jika diletakkan di kiri atas. Yang terpenting dalam penulisannya tidak ada singkatan apapun, misalnya tempat/kota mana atau bulan apa surat itu dibuat. Sebelum tujuan, cantumkan juga ‘Perihal’ yang merupakan maksud pembuatan surat.

2. Tujuan Surat, Nama Perusahaan, dan Alamat Lengkap

Poin berikutnya yaitu tujuan, nama perusahaan, dan juga alamat. Dalam menuliskan tujuan, tuliskan ‘Yang terhormat’ atau ‘Yth’ lalu lanjutkan dengan posisi atau jabatan penerima surat lamaran. Lebih jelasnya akan kita lihat contohnya, pada akhir artikel. Alangkah baiknya jika kandidat yang melamar sudah tahu lebih detail posisi orang yang akan menerima surat lamaran. Di bawah tujuan, tulis nama perusahaan dan alamat perusahaan. Setidaknya, sebutkan kota di mana perusahaan berdiri.

3. Pembuka 

Jika sudah menuliskan tujuan, nama, dan alamat perusahaan, setelah itu tulis isi surat lamaran kerja yang menarik. Tapi, sebelum mulai menuliskan isinya, perlu ada salam pembuka. Tuliskan salam pembuka yang bersifat universal misalnya ‘Dengan hormat’.  Setelah menuliskan salam pembuka, setelah itu tidak lupa jelaskan tentang sumber informasi terkait lowongan kerja yang dilamar.

4. Data Diri 

Poin dalam surat lamaran kerja yang sangat penting  adalah identitas atau data diri. Setidaknya di dalamnya ada informasi diri mulai dari nama lengkap, tempat dan tanggal lahir (TTL), jenis kelamin, pendidikan, email, dan kontak. Ada hal yang tidak disarankan ditampilkan di CV yaitu untuk mencantumkan agama dan status pernikahan. Meskipun hal itu masih sering ditemukan.

5. Pengalaman Kerja dan Keahlian 

Jika sudah menyebutkan data diri, yang dituliskan selanjutnya adalah pengalaman kerja dan keahlian yang dimiliki. Sebisa mungkin sebutkan skill yang terbaik dan relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Tidak perlu menyebut yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. Tujuannya adalah agar HRD atau tim rekrutmen atau lebih mudah dalam memperhatikan kandidat.

6. Lampiran dalam Surat Lamaran Kerja

Sebagai pendukung pengalaman kerja dan keahlian yang disebutkan sebelumnya, lampirkan juga dokumen-dokumen pendukung untuk membuktikan. Misalnya sertifikat yang memberi nilai plus tersendiri untuk kandidat. Berkas-berkas yang pada umum terlampir di surat lamaran kerja adalah CV atau resume. Kecuali jika perusahaan membutuhkan dokumen lain.

7. Penutup

Ini adalah yang terakhir, tapi bukan yang paling akhir. Pada bagian penutup, berikat kalimat ucapan terima kasih. Tidak lupa untuk beri tanda tangan dan nama terang. Jika dikirim secara online, kini sudah banyak layanan aplikasi atau website untuk membuat tanda tangan online.

surat lamaran kerja

Contoh Surat Lamaran Kerja yang Sesuai Format

Agar lebih jelas, coba kita lihat contoh lamaran kerja seperti di bawah ini. Untuk nama perusahaan dan nama pelamar hanyalah fiktif.

Surakarta, 10 Oktober 2020

Perihal: Lamaran Pekerjaan

Yth. Manajer HRD
PT. Adil Makmur Sentosa
Jl. Veteran no 10, Surakarta

 

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan kerja yang telah saya lihat di Instagram @infolokersolo pada 9 Oktober 2020, menunjukan bahwa saat ini perusahaan Bapak/Ibu membuka lowongan pekerjaan. Dengan ini saya yang bertanda tangan di bawah ini ingin melamar pekerjaan di posisi Administrasi di perusahaanyang Bapak/Ibu pimpin.

Berikut ini biodata diri saya;

  • Nama: Ailee Mila
  • Tempat, tanggal lahir: Surakarta, 14 Mei 1996
  • Pendidikan terakhir: S1 Manajemen
  • Alamat : Jl. Gadjah Mada no 76, Surakarta

Sebagai bahan pertimbangan, di bawah ini saya juga lampirkan dokumen pendukung.

  • Curriculum Vitae
  • Scan Ijazah Terakhir
  • Transkrip Nilai
  • Scan Sertifikat komputer dari Microsoft
  • Foto berwarna terbaru
  • Surat Pengalaman Kerja

Demikian surat lamaran kerja ini saya buat dengan sebenarnya. Besar harapan saya untuk bisa lanjut ke tahap berikutnya. Atas perhatian dari Bapak/Ibu, maka saya ucapakan terima kasih.

 

Hormat Saya,

TTD

Ailee Mila

Kesimpulan

Ada beragam versi contoh surat lamaran kerja yang bisa dikirim untuk perusahaan. Yang terpenting adalah esensi dari suratnya dan keahlian yang dimiliki. Saat ini umumnya lamaran kerja dikirim melalui email, dan tidak lagi melalui pos dengan bungkus amplop cokelat. Meskipun online dan tidak menyerahkan langsung, tapi surat lamaran harus tetap memakai etika. Misalnya penulisan alamat dan nama perusahaan, pastikan untuk tidak keliru atau salah ketik. HRD sudah seharusnya jeli dengan poin pembuka ini. Karena jika di awal saja sudah teliti, maka ini bisa menjadi pertanda buruk nantinya. Subjek e-mail juga harus diisi sesuai dengan posisi yang dilamar dan tidak lupa untuk menyertakan nama.

Jika HRD sangat sibuk, maka lebih mudah untuk memilih yang memiliki identitas jelas. Setelah memilih kandidat yang terbaik, maka perusahaan dapat menjalankan hal strategis yang lainnya. Untuk mengelola karyawan dengan efektif, perusahaan dapat menerapkan teknologi seperti aplikasi absensi online Kerjoo. Hal ini bisa memberi banyak kemudahan yang barangkali belum pernah terbayang sebelumnya.

surat lamaran kerja