Masalah Kesehatan Saat WFH, Berikut Penjelasan dan Tipsnya

Masalah Kesehatan Saat WFH

Daftar Isi

Banyak perubahan mengharuskan kita untuk cepat beradaptasi, salah satunya sistem kerja WFH atau WFO. Bagi karyawan startup seperti di Kerjoo sekalipun, bekerja dari rumah menjadi salah satu opsi.

Meskipun WFH bisa membuat produktif untuk beberapa pekerjaan tertentu, namun selalu ada masalah kesehatan yang muncul saat WFH.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut uraian serta tipsnya :

Masalah Kesehatan yang Muncul Saat WFH

Di antara masalah-masalah berikut, adakah yang pernah Anda alami? Atau bahkan saat ini masih merasakannya?

1. Stres

Masalah Kesehatan Saat WFH

Stres menjadi masalah kesehatan yang banyak terjadi saat WFH. Gejalanya, ditandai dengan mood yang berubah-ubah dan malas gerak. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya kesepian karena tidak bisa berinteraksi dengan teman.

Ada tipe mayoritas orang di dunia, di mana mereka mendapatkan energi ketika bersosialisasi. Sehingga perubahan spontan ini membuat mereka susah beradaptasi tanpa adanya sosialisasi, mereka cenderung mudah lelah ketika menghabiskan waktu sendiri.

Jam kerja terlalu panjang juga mengakibatkan stres, karena sifatnya yang fleksibel-pekerjaan mungkin datang kapan saja.

Hal tersebut membuat kehidupan pribadi dan pekerjaan tidak seimbang, sehingga mengganggu prioritas lain seperti jam makan, jam tidur serta quality time bersama keluarga.

2. Obesitas

Terlalu banyak waktu di rumah biasanya membuat kita selalu ingin makan atau ngemil. Saat bekerja, Anda mungkin menyediakan camilan di meja kerja dan tidak menyadari berapa banyak makanan yang sudah dilahap.

Makan terlalu banyak membuat otot perut meregang, lambung dan usus, sehingga mengharuskan kita makan terus menerus untuk mengisi tampungan yang ada.

3. Sakit Punggung dan Nyeri Otot

Duduk terlalu lama dengan posisi duduk yang salah dapat membuat punggung nyeri. Jika dibiasakan, postur tubuh akan berubah bungkuk.

Pastikan Anda duduk dengan sudut 30 derajat dan lakukan peregangan setiap 25 menit sekali agar tubuh tetap rileks. Otot pun akan terasa kaku jika berdiam diri dengan posisi yang monoton. Jika tidak banyak gerak, tubuh akan terasa mudah lelah, pegal dan kaku.

4. Mata Lelah

Melihat layar monitor atau ponsel berjam-jam bisa membuat mata kering, panas, merah, dan paling parah sampai katarak. Alasannya karena layar hp bekerja dengan elektromagnetik yang tidak baik untuk mata jika digunakan terlalu lama.

Jika melihat layar handphone atau laptop sampai menjelang tidur, mata lelah juga akan mengganggu Circadian Rhythm atau proses internal dan alami yang mengatur siklus tidur-bangun yang diulangi setiap 24 jam. Sehingga mengakibatkan kamu lebih susah untuk tidur.

5. Insomnia

Terkadang kita jadi susah tidur jika terlalu stres memikirkan pekerjaan, menumpuk kerjaan sampai larut malam, serta karena mata lelah.

Seperti yang dijelaskan di atas, jika mata lelah akan mengganggu ritme sirkadian sehingga membuat jam tidur berantakan.

Pikiran yang tidak tenang karena deadline tugas yang hampir dekat pun bisa membuat otak susah berhenti bekerja saat menjelang tidur, sehingga membuat tidur lebih susah.

6. Burn Out

Masalah Kesehatan Saat WFH

Burn out adalah kondisi saat emosi, fisik, dan mental mengalami kelelahan akibat stres yang kepanjangan. Penyebabnya bisa karena tidak adanya batasan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, jam kantor yang tidak teratur, serta tidak adanya interaksi sosial.

Ciri-ciri seseorang terkena burn out;

  • sulit berpikir jernih
  • merasa tidak punya waktu untuk diri sendiri
  • semakin sering menunda-nunda pekerjaan
  • cemas berlebih
  • memikirkan pekerjaan
  • jam tidur berkurang

Akibatnya jika dibiarkan dapat mengurangi produktivitas dan menurunkan imunitas tubuh.

Tips Menghindari Masalah Kesehatan Saat WFH

1. Tips Menghindari Stres Saat WFH

Buatlah rencana harian, dan masukkan waktu istirahat di dalamnya. Ketika istirahat juga jangan perbanyak tidur atau rebahan, itu justru membuat tubuh menjadi kaku.

Sebaiknya, isi waktu dengan berkomunikasi bersama teman agar menghilangkan kesepian, ngobrol lah melalui panggilan video karena melihat wajah orang lewat komunikasi online lebih mengesankan daripada komunikasi lewat tulisan.

Lakukan juga kegiatan lain yang menyenangkan, manajemen stres dengan melakukan hobi seperti menonton film, dan berolahraga. Para peneliti bahkan menyarankan melukis dan menulis sebagai terapi stres.

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of The American Art Therapy Association dikatakan melakukan aktivitas kreatif selama 45 menit dapat mengurangi stres. Hal ini terkait dengan pengurangan kadar kortisol ketika seseorang berkegiatan seni.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Health Psychology mengenai kegiatan menulis mengatakan; kegiatan menulis pengalaman negatif selama 20 menit sehari, selama tiga hari berturut-turut dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi kunjungan ke dokter.

Bahkan menulis selama 2 menit sehari tentang pengalaman positif terbukti mengurangi keluhan kesehatan yang dilaporkan orang.

2. Tips Menghindari Obesitas Saat WFH

Bersihkan meja kerja dari makanan, jangan biarkan kamu terdistraksi walaupun sesaat. Sarapanlah seperti saat kegiatan kantor masih berlaku, agar kamu tidak merasa lapar saat di tengah-tengah mengerjakan tugas.

Jangan makan makanan berlemak, biasakanlah dengan makanan yang bernutrisi. Tidak perlu memperhatikan kuantitas atau jumlah makanan, tapi kualitas makanan, yaitu padat nutrisi yang baik serta cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

3. Tips Menghindari Sakit Punggung dan Nyeri Otot

Buatlah diri Anda nyaman dengan menerapkan posisi duduk yang benar. Posisikan duduk agar membentuk sudut 90 derajat, lakukan peregangan setiap 25 menit sekali agar tubuh tetap rileks.

Di hari lain saat istirahat, lakukanlah olahraga, seperti stretching di halaman rumah, lari keliling komplek, atau kamu bisa mencoba aplikasi workout yang sudah banyak tersedia di PlayStore dan AppStore.

Olahraga dapat mendukung sistem metabolisme tubuh, membakar kalori berlebih, serta membantu ritme pola tidur membaik.

4. Tips Menghindari Masalah Kesehatan Mata Saat WFH

Masalah Kesehatan Saat WFH

Kurangi melihat layar hp atau laptop di luar pekerjaan. Berkediplah 15 sampai 20 kali per menit agar tetap membuat mata tidak kering dan merah. Pastikan pencahayaan layar dan ruangan seimbang, tidak lebih gelap atau lebih terang dari tempat berada.

Terapkan posisi yang benar ketika melihat layar, posisi argonomis yang baik yaitu jarak antara mata ke layar adalah 20-28 inci. Serta letak layar antara 10-15 Sentimeter di bawah mata, sehingga tidak boleh mendongak.

Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap melihat layar selama 20 menit, sempatkan untuk melihat objek lain di luar layar selama 20 detik yang jaraknya 20 kaki atau sekitar 6 meter.

Hindari menatap layar dua sampai tiga jam sebelum tidur karena layar ponsel terdapat blue light yang dapat memperlambat hormon melatonin, yaitu hormon yang menjaga siklus tidur tubuh agar tetap sehat. Selain itu, hal tersebut juga mengganggu ritme sirkadian sehingga membuat lebih susah untuk tidur.

5. Tips Menghindari Insomnia Saat WFH

Dimulai dengan niat untuk merubah kebiasaan tidur yang buruk. Jangan menunda pekerjaan sampai mengerjakannya hingga larut malam.

Berhenti menatap layar ponsel 2 jam sebelum tidur, serta hindari banyak makan 1 jam sebelum tidur. Jika masih terasa susah untuk tidur, dengarkanlah musik relaksasi seperti suara hujan atau musik instrumental.

Berolahraga lah siang harinya, olahraga adalah tips terbaik untuk semua masalah kesehatan saat wfh.

6. Tips Mengatasi Burn Out Saat WFH

Lakukanlah aktivitas seperti biasa. Mandi pagi-pagi, berdandan dan pakai pakaian rapih, stretching, sempatkan membaca hal menarik agar mental siap, serta hindari multitasking saat bekerja agar fokus.

Buat to-do list harian agar tidak terdistraksi, komunikasi dengan team lead atau HR untuk menghindari miskomunikasi dalam bekerja. Pasang alarm selesai bekerja sehingga tidak ada waktu berlebih dalam bekerja, waktu personal pun bisa kamu bagi.

Bersiap-siap sebelum 30 menit jam kerja berakhir, seperti beres-beres meja atau logout dari platform kerjamu. Jika burn out muncul ketika pekerjaan bertambah, sampaikan keberatan dan minta kebijakan perusahaan karena setiap pekerja berhak berpendapat.

Kesimpulan

Masalah kesehatan saat WFH memang penting diperhatikan oleh semua orang yang bekerja jarak jauh.

Kerjoo.com pun memahami betapa pentingnya kesehatan dalam bekerja, dalam hal ini adalah fasilitas aplikasi absensi yang higienis karena tidak perlu memakainya bergantian dengan orang banyak.

Prosesnya juga mudah karena aplikasinya tersedia di handphone masing-masing dan mudah dilakukan dari manapun dan kapanpun.

bg ads

Aplikasi Absensi Online

Gratis Trial 14 Hari