Site icon Blog Kerjoo

Butuh Rekrutmen Cepat? Begini Teknik Wawancara Paling Efektif

teknik wawancara

Wawancara kerja adalah sebuah kesempatan penting untuk perusahaan maupun calon karyawan. Orang yang mewawancarai atau diwawancarai punya cara-cara tersendiri agar prosesnya berjalan lancar. Mulai dari memperhatikan pakaian, sikap, sampai pilihan kata. Seringkali orang-orang yang berpengalaman di bidangnya akan berbagi tips menjawab pertanyaan dalam wawancara kerja. Tapi, bagi pewawancara pun ada yang harus diperhatikan tentang teknik wawancara. Teknik dalam hal ini terkait dengan apa pertanyaan yang diajukan dan bagaimana menyampaikannya. Dengan pertanyaan yang tepat, maka akan didapat jawaban yang tepat untuk memastikan seorang kandidat bisa memenuhi persyaratan suatu pekerjaan.

Seberapa Penting Teknik Wawancara untuk Menemukan Kandidat Terbaik?

Tujuan dari wawancara kerja adalah untuk mengidentifikasi kandidat terbaik untuk posisi pekerjaan yang bersangkutan. Karena itu, kemampuan kandidat harus bisa dipastikan dalam wawancara tersebut. Pewawancara bisa mengenal kandidat dan kualifikasi mereka dengan baik dalam waktu singkat. Bukan hanya tentang pengalaman orang yang diwawancarai, tapi juga seperti apa caranya bertanya. Pertanyaan yang tepat akan menggali jawaban lebih tepat. Kemampuan bertanya dalam wawancara juga keterampilan yang penting untuk dimiliki.

Memilih orang yang tepat bisa jadi salah satu hal yang paling penting dalam menjamin kesuksesan tim dan juga perusahaan. Perusahaan bisa menerapkan teknik wawancara yang kreatif dan tidak membuat kandidat merasa tegang. Tim HR yang mewawancarai tentu juga memahami bahwa gaya wawancara kerja yang dipakai tergantung pada apa yang ingin dinilai dari kandidat.

Beberapa Teknik yang Bisa Diterapkan saat Wawancara Kerja

Inilah teknik-teknik wawancara kerja yang bisa dilakukan perusahaan saat ingin merekrut orang.

1. Wawancara Kelompok

Wawancara kelompok (group interview) lebih cocok diterapkan perusahaan yang ingin mempekerjakan banyak karyawan sekaligus. Perusahaan yang sedang butuh rekrutmen cepat, wawancara kelompok adalah pilihan yang baik. Ada beberapa kelebihan dari wawancara kelompok, salah satunya adalah terkait biaya dan waktu yang lebih hemat. Ini juga merupakan cara yang baik untuk melihat sikap seorang kandidat dalam bekerjasama, karena sering kali pekerjaan melibatkan kegiatan berbasis kelompok. Soft skill seperti kepemimpinan dan kemampuan kerja tim mudah dinilai dalam situasi ini.

Meskipun efektif, wawancara kelompok bisa bersifat impersonal, dan tidak memungkinkan HR untuk mengenal sifat kandidat dengan baik. Teknik ini hanya cocok untuk posisi atau jenis pekerjaan tertentu dan juga membutuhkan pewawancara yang sangat terampil dan berpengalaman.

2. Wawancara dengan Contoh Kasus

Wawancara berbasis kasus sering digunakan untuk menilai bagaimana seorang kandidat akan mengelola masalah atau situasi tertentu. Dengan cara ini, akan terlihat kemampuan seseorang terkait hard skill dan soft skill sekaligus. Dalam situasi tertentu, wawancara dengan teknik seperti ini akan membuat kandidat merasa tertantang daripada sekadar menjawab pertanyaan standar. Seperti wawancara kelompok, wawancara berbasis kasus ini juga membutuhkan seorang pewawancara yang sangat terampil. Dari segi waktu, metode ini memerlukan lebih banyak waktu daripada wawancara lainnya.

3. Teknik  Wawancara Jarak Jauh

Perhatikan bahwa wawancara yang bertemu langsung bukan satu-satunya metode wawancara yang direkomendasikan. Sekarang sudah banyak yang melakukan wawancara jarak jauh, melalui telepon atau video call. Tentunya pendekatan yang dilakukan juga tidak sama. Selama masa pandemi COVID-19, banyak perusahaan diharuskan melakukan semua wawancara kerja dari jarak jauh, melalui video atau telepon.

Meskipun tidak bertemu langsung antara pewawancara dan kandidat, ternyata ada banyak manfaat dari wawancara jarak jauh. Misalnya soal biaya jelas lebih rendah, begitu juga waktu yang dibutuhkan. Dengan waktu yang lebih fleksibel berarti perusahaan dapat melakukan lebih banyak pekerjaan lain. Para kandidat yang diwawancarai jarak jauh juga membuat kondisi mental kandidat lebih tenang dan tidak gugup.  Tapi yang perlu dipersiapkan adalah teknologi, khususnya sambungan internet.

4. Wawancara Berbasis Kompetensi

Wawancara berbasis kompetensi berusaha untuk mengevaluasi keterampilan dan kemampuan yang telah digunakan kandidat di masa lalu sebagai cara untuk memprediksi bagaimana kinerja mereka di masa depan. Ada beberapa kelebihan dan kekurang di dalamnya. Kelebihannya adalah dapat langsung menilai keterampilan yang dibutuhkan untuk peran tersebut, bebas dari prasangka atau bias, formatnya umum, dan mudah dipraktikkan oleh kandidat. Untuk kelemahannya antara lain; tidak menilai kecocokan budaya kerja dan tidak menilai soft skill dengan baik.

Terapkan Teknik Wawancara yang Paling Sesuai Kebutuhan

Wawancara kerja dilaksanakan agar perusahaan bisa merekrut kandidat yang tepat setelah sebelumnya seleksi CV yang memenuhi kualifikasi. Ada kalanya tidak mudah untuk memahami, benarkah kandidat bisa cocok dengan budaya perusahaan.

1. Sesuaikan dengan Budaya Perusahaan

Kesesuaian seorang kandidat terhadap budaya perusahaan adalah aspek yang penting untuk memilih mereka menjadi bagian dari tim. Seseorang yang punya skill dan pengalaman saja belum cukup apabila tidak bisa menyesuaikan dengan budaya kerja. Apalagi jika tujuannya untuk membangun sebuah tim jangka panjang. Pada saat wawancara itulah bisa dijelaskan tentang seperti apa pola kerja di perusahaan. Juga tentang aturan-aturannya. Tanyakan pada kandidat yang sedang diwawancarai, apa mereka bisa cocok dengan aturan yang berlaku secara internal, dan apa lingkungan seperti itu bisa membantu mereka mengembangkan kemampuan.

2. Penting untuk Tetap Objektif

Saat interview pun, HR juga harus lebih objektif. Masing-masing kandidat yang melamar tentu akan mempromosikan diri masing-masing agar bisa diterima. Tapi, tidak jarang juga jika jawaban ketika wawancara tidak sesuai dengan saat praktik bekerja sesudah diterima di perusahaan. Karena itulah, penting sekali untuk memilih teknik wawancara yang paling sesuai dan bisa menunjukkan kapasitas sebenarnya calon karyawan. Jika ada beberapa hal yang mereka belum begitu kompeten, pastikan bahwa orang yang terpilih adalah yang punya kemauan belajar dan berpikiran terbuka.

Kesimpulan

Wawancara kerja tidak selalu mudah untuk dilakukan. Dengan teknik wawancara terbaik, maka hasilnya pun akan lebih maksimal. Lebih penting lagi, momen wawancara adalah interaksi pertama yang akan dijalani dengan karyawan baru dengan perusahaan. Tidak ada satu teknik wawancara yang sempurna, karena sebagian besar wawancara adalah kombinasi dari dua atau lebih teknik. Wawancara kelompok tidak sama seperti melakukan wawancara jarak jauh. Wawancara untuk satu posisi pekerjaan X akan berbeda dari pekerjaan Y.

Bagaimana dengan di tempat Anda? Apakah Anda sudah memiliki strategi khusus untuk wawancara calon kandidat di tim Anda? Apa yang diterapkan di perusahaan Anda, tentunya yang paling sesuai dengan kebutuhan tim. Dengan mengupayakan yang terbaik mulai dari hal paling mendasar, maka hasil dan capaian di perusahaan juga diharapkan bisa lebih maksimal. Jika memungkinkan untuk wawancara secara online, maka Anda bisa terapkan itu setiap membutuhkan tim baru. Begitu juga pada saat tim Anda sudah terbentuk dan mulai menjalankan operasional bisnis yang efisien. Aplikasi absensi online Kerjoo bisa membantu Anda mengelola tim dengan biaya jauh lebih hemat. Cari tahu selengkapnya di sini.

 

Exit mobile version