Karyawan Milenial yang Perlu Anda Kenali di Tempat Kerja

Karyawan Milenial yang Perlu Anda Kenali di Tempat Kerja

Saat ini, generasi milenial bisa dibilang sedang mendominasi dunia kerja. Lalu tipe karyawan milenial seperti apa yang perlu Anda kenali? Banyak perusahaan yang berminat untuk mempekerjakan mereka. Karyawan milenial pada umumnya dianggap lebih bisa berpikiran terbuka dan kreatif. Mereka juga percaya diri, ekspresif, produktif dan bisa dengan mudah menciptakan ide baru.

Tidak sedikit dari mereka yang memulai karier dengan mandiri atau berdiri sendiri, dengan membuka usaha atau bisnis sendiri. Tetapi, banyak juga dari mereka yang merintis karier dengan menjadi karyawan di perusahaan yang dipimpin orang lain. Berikut, ada beberapa tipe-tipe karyawan milenial yang perlu Anda ketahui.

1. Karyawan Milenial Punya Ambisi Besar

Happy Employee

Pertama, karyawan milenial ini adalah orang yang rajin dan terus-menerus ingin mempelajari keterampilan baru, menantang diri, dan mencapai prestasi lebih awal daripada kebanyakan teman mereka. Karyawan milenial yang ambisius ini suka bekerja untuk mencapai tujuan dan bersaing dengan orang lain di tempat kerja. Tidak jarang, beberapa dari tipe ini juga disukai oleh atasan mereka. Tipe ambisius ini juga tipe pekerja keras yang selalu memberikan yang terbaik ketika sedang bekerja sehingga beberapa dari mereka memiliki jiwa kompetitif yang tinggi.

2. Tipe Pekerja Keras

Selanjutnya, walaupun banyak yang berpikir bahwa kaum milenial merupakan generasi yang suka bermalas-malasan, tetapi tak banyak dari generasi ini memiliki jiwa pekerja keras. Tipe karyawan ini tentu akan melakuakn dengan totalitas supaya pekerjaan mereka akan berjalan mulus dan memiliki hasil yang bagus. Nah, kekurangan dari jenis karyawan ini adalah dia suka pindah-pindah pekerjaan untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion-nya.

3. Berani Mengambil Kesempatan

Yang ketiga, karyawan milenial yang satu ini bisa juga disebut sebagai travel enthusiast yang ingin melihat dunia. Mereka akan mengambil setiap kesempatan yang mereka temukan di tempat kerja untuk bepergian dengan uang perusahaan, baik itu membawa mereka ke pedesaan Eropa yang indah atau antah berantah. Mereka menyukai perusahaan yang menawarkan karyawannya kesempatan untuk bekerja dari jarak jauh karena hal itu memberi  kebebasan untuk bekerja dari mana pun.

4. Senang Mendapat Pujian

Bukan hanya generasi milenial, semua orang pasti akan merasa senang jika mendapat pujian. Selain itu, pujian juga tentunya bisa membuat karyawan menjadi semangat karena bisa dibilang itu adalah pengakuan dari hasil kerja kerasnya. Nah, tetapi kita harus hati-hati, karena milenial dengan tipe ini tidak bisa dengan sembarangan diabaikan. Dengan begitu, mereka bisa merasa tidak dihargai. Selain itu, dalam hal mengkritik atau memberikan masukan, kamu juga bisa memberikannya dengan hati-hati sehingga tidak merusak mood mereka.

5. Karyawan Milenial yang Team-oriented

Karyawan Milenial

Kemampuan untuk bekerja dalam tim, berkolaborasi, dan membangun hubungan penting bagi kaum Milenial. Bahkan, mereka terkadang akan lebih sulit untuk bekerja sendiri, maka dari itu mereka lebih menyukai bekerja dalam kelompok. Mereka menyukai rasa persatuan yang dibawa bekerja dalam kelompok.

Mereka biasanya menciptakan lingkungan kerja yang membantu mengembangkan peluang untuk kerja tim dan kolaborasi, sehingga bisa menambah semangatnya. Tidak jarang, mereka juga mendesain ruang kantor yang terlihat lebih santai sehingga mereka bisa mengeluarkan kreativitas mereka dengan lebih mudah.

6. Tipe Sensitif

Tidak semua kaum milenial, misalnya yang bekerja di perusahaan startup memiliki jiwa yang keras. Tak sedikit dari mereka juga memiliki perasaan sensitif yang membuatnya lebih mudah tersinggung, marah, ataupun sedih. Ada hal positif atau negatif yang bisa dipelajari dari tipe karyawan ini.

Sederhananya, menjadi sensitif berarti otak kamu memproses informasi dengan sangat teliti. Hasilnya adalah kamu lebih fokus pada perubahan kecil di sekitar, termasuk emosi orang lain, sehingga mereka juga dikenal memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap orang-orang disekitar. Ini juga berarti kamu cenderung memproses pengalaman kamu sendiri dengan sangat dalam, bahkan orang yang sensitif dikenal sebagai pembuat keputusan yang bijaksana, berhati-hati, serta memiliki perasaan yang kuat.

Tetapi, terkadang perasaan sensitif itu juga membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi dalam pekerjaan, apalagi ada masalah yang sedang dihadapinya di luar kantor. Selain itu, mereka juga terkadang akan lebih sulit untuk beradaptasi. Dalam hal menegur atau memarahi, kamu juga tidak bisa terlalu blak-blakan terhadap mereka. Kamu bisa melakukan pendekatan terlebih dahulu dan melihat waktu serta mood yang tepat untuk menegurnya.

7. Karyawan Milenial yang Kreatif

creative employee

Sesuai dengan namanya, tipe karyawan ini selalu memiliki ide out of box, asalkan perusahaan tersebut tidak membatasi kreasinya. Biasanya, mereka juga memiliki sifat unik sehingga banyak yang tidak mengerti apa jalan pikiran mereka. Meskipun begitu, perusahaan tentu akan diuntungkan dengan tipe karyawan seperti ini.

Mereka akan terus memproduksi ide-ide baru yang ada di otaknya sehingga membuat banyak orang merasa terpana, tentunya ide-ide mereka juga akan membuat perusahaan menjadi lebih baik. Nah, walaupun begitu, ide kreatif tidak bisa terus menerus dating di setiap waktu. Kamu juga tidak boleh memaksanya terlalu dalam untuk berfikir, karena kita juga tidak tau kapan ide kreatif itu akan muncul.

8. Tidak Mudah Diatur

Seperti yang sudah banyak diketahui, banyak generasi milenial yang memiliki harapan untuk bisa mempunyai bisnis atau perusahaannya sendiri. Pemikiran ini biasanya membuat mereka menjadi karyawan yang sulit diatur karena memang mereka cenderung tidak nyaman bekerja di perusahaan orang.

Mereka biasanya tidak akan betah karena akan banyak orang yang menyuruh atau memberikan mereka tekanan. Nah, sepertinya, karyawan seperti ini cenderung yang belum mengetahui apa potensi dirinya sehingga sebenarnya mereka perlu bimbingan oleh orang yang tepat.

Kalau kamu memiliki karyawan dengan tipe ini, ada baiknya untuk melakukan pendekatan terlebih dahulu sehingga mereka pun merasa nyaman untuk melakukan diskusi.

9. Bisa Menjadi Pemimpin

Jiwa pemimpin memang sejatinya tidak memandang usia, karena diluar sana banyak generasi milenial yang memiliki jiwa ini. Karyawan tipe ini dapat mengatur semua pekerjaan serta orang yang bekerja sama dengannya, pada saat diberikan suatu proyek. Rasa tanggung jawabnya yang tinggi bisa membawanya dengan mudah untuk mengatur pekerjaan tersebut sampai selesai. Walaupun begitu, anda sebagai atasan pun perlu memberinya batasan. Jangan karena diberikan hak untuk memimpin, sehingga ia bisa memimpin dengan semaunya.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa, beberapa tipe karyawan milenial yang saat ini sedang mendominasi lapangan pekerjaan memiliki segala keunikan yang ada. Memang, banyak orang yang mencap mereka sebagai generasi yang malas karena terlalu banyak menerima pengaruh teknologi, banyak aplikasi baru, atau media sosial. Tetapi walaupun begitu, masih banyak diantara mereka yang juga memiliki jiwa pekerja keras, entah itu membuka bisnis ataupun memulai karirnya dengan menjadi karyawan.

Dengan usia yang masih tergolong muda, mereka juga masih memiliki mimpi-mimpi atau jenjang karir yang bisa mereka capai. Nah, dengan mengenali kepribadian mereka juga bisa membantu anda lebih mudah dalam mengarahkan dan membimbing mereka untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

karyawan milenial