Siapa Saja Angkatan Kerja di Indonesia? Ini Penjelasannya

Angkatan kerja adalah penduduk dengan usia produktif yang sedang bekerja atau masih mencari pekerjaan.

angkatan kerja adalah

Keberadaan angkatan kerja adalah sesuatu yang sangat penting untuk negara manapun. Masyarakat Indonesia seringkali masih salah menafsirkan angkatan kerja dengan tenaga kerja. Padahal unsur yang termasuk angkatan kerja adalah tenaga kerja dan pengangguran. Oleh karena itu, pengertian angkatan kerja lebih luas dibandingkan dengan tenaga kerja.

Tenaga kerja ialah salah satu faktor produksi  penting yang dimiliki oleh setiap negara untuk menghasilkan sesuatu yang berguna. Tanpa adanya tenaga kerja, faktor produksi bahan alam dan faktor produksi modal perusahaan tidak akan bisa digunakan secara maksimal. Menurut UU Ketenagakerjaan No. 3 Tahun 2003, seorang tenaga kerja memiliki kemampuan dalam memproduksi barang dan jasa, dalam upaya memenuhi kebutuhan pribadi ataupun masyarakat secara lebih luas.

Inilah yang harus Anda ketahui tentang angkatan kerja mulai dari definisi angkatan kerja adalah, siapa saja yang termasuk dan tidak termasuk angkatan kerja, jumlah angkatan kerja di Indonesia dan tingkat partisipasi angkatan kerja di Indonesia.

Definisi Angkatan Kerja Adalah

Definisi angkatan kerja adalah penduduk dengan usia produktif atau usia kerja (15  tahun dan lebih) yang bekerja, sedang bekerja maupun yang masih dalam proses mencari pekerjaan. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, angkatan kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja, baik mereka yang sedang bekerja ataupun yang sedang mencari pekerjaan.

Sementara menurut Otoritas Jasa Keuangan, yang dimaksud angkatan kerja yaitu semua orang yang telah mencapai umur tertentu dan mempunyai kesanggupan bekerja, baik yang sudah bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan (labour force).

Telah disebutkan di dalam definisi angkatan kerja di atas ada istilah usia produktif. Nah, usia produktif merupakan tingkatan usia suatu penduduk yang sudah dapat bekerja dan memperoleh pendapatannya sendiri.

Berdasarkan ketentuan pemerintah Indonesia, usia yang tergolong ke dalam usia produktif, yaitu usia 15 tahun hingga 65 tahun. Penduduk dengan usia produktif yang tidak bekerja dan  sedang tidak mencari pekerjaan dikenal dengan sebutan bukan angkatan kerja.

angkatan kerja adalah

Siapa Saja yang Termasuk Angkatan Kerja?

Siapa saja golongan yang termasuk dan tidak termasuk angkatan kerja di Indonesia? Angkatan kerja dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

Angkatan Kerja

Penduduk dengan rentang usia 15 tahun dan lebih yang sudah mempunyai pekerjaan, tidak melakukan kegiatan lain seperti sekolah atau mengurus rumah tangga serta yang masih proses mencari pekerjaan.

Bukan Angkatan Kerja

Jika di kutip dari jurnal The Labor Force Approach and The Korean Labor Force Data (1974) oleh Yunshik Chang, kelompok yang termasuk bukan angkatan kerja merupakan dikategorikan sebagai penduduk yang tidak aktif secara ekonomi.  Contohnya adalah orang yang masih bersekolah, ibu rumah tangga, pensiunan atau lansia, serta orang disabilitas yang tidak dapat mengerjakan pekerjaan apapun.

Jumlah Angkatan Kerja di Indonesia

Angkatan kerja berkaitan dengan jumlah penduduk di suatu negara karena jumlah angkatan kerja bergantung pada pertumbuhan penduduk yang sudah memasuki usia produktif. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 144,01 juta jiwa pada bulan Februari 2022. Jumlah tersebut mencapai 69,06% dari total penduduk usia kerja yang berjumlah 208,54 juta jiwa.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Indonesia

Tingkat partisipasi angkatan kerja atau disingkat dengan TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di sebuah negara. Di Indonesia sendiri TPAK mencapai 69,96% di bulan Februari 2022 lalu, jika merujuk pada informasi Badan Pusat Statistik (BPS). Angka TPAK tersebut naik dari tahun sebelumnya, yang berada pada prosentase 68,08% pada Februari tahun 2021.

Angka TPAK yang tinggi tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi pula pasokan tenaga kerja yang ada untuk menghasilkan barang dan jasa, demikian sebaliknya. Tercatat oleh BPS kalau TPAK Indonesia mengalami peningkatan pada Februari 2022 di hampir semua kelompok usia, kecuali di kelompok usia 40-44 tahun dan usia 15-19 tahun mengalami penurunan.

Pengaruh naiknya TPAK itu berdampak juga pada penurunan jumlah pengangguran nasional yang ada.  Menurut BPS, jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2022 dapat mencapai 8,4 juta jiwa atau sekitar 5,83% dari jumlah keseluruhan angkatan kerja yang berjumlah 144,04 juta jiwa.

Klasifikasi Angkatan Kerja

Berdasarkan pekerjaannya, angkatan kerja diklasifikasikan ke dalam tiga bagian.

1. Pekerja Penuh

Angkatan kerja yang tergolong ke dalam pekerja penuh adalah individu yang sudah memiliki pekerjaan dan bekerja dalam kurun waktu 8-10 jam/hari. Pekerja penuh biasanya akan bekerja selama 5 hari atau bahkan seminggu penuh secara teratur dan tentu menyesuaikan dengan kebijakan perusahaan tempatnya bekerja. Kemudian setelah bekerja akan mendapatkan honor atau penghasilan secara rutin.

2. Setengah Menganggur

Angkatan kerja jenis ini merupakan individu yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Dalam pengertian lain, individu tersebut memiliki pekerjaan namun tidak dapat dilihat dari tingkat produktivitas, waktu kerja ataupun penghasilannya seperti halnya PNS atau direktur suatu perusahaan.

3. Pengangguran

Jenis angkatan kerja yang terakhir adalah pengangguran dimana maknanya seorang individu yang berada dalam usia produktif tapi masih mencari pekerjaan atau belum memiliki pekerjaan.

Bagaimana dengan Mahasiswa?

Mahasiswa merupakan individu yang belajar di suatu Perguruan Tinggi (PT) baik itu negeri ataupun swasta. Jika menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mahasiswa yaitu seorang pelajar yang belajar di tingkat perguruan tinggi. Mahasiswa belajar sesuai dengan ketentuan dan struktur pendidikan yang berlaku.

Kembali ke topik angkatan kerja, mahasiswa dalam hal ini termasuk individu yang berusia 19-25 tahun yang tidak bekerja sehingga mahasiswa dimasukkan ke dalam golongan bukan angkatan kerja.  Anak sekolah dan mahasiswa hanya akan difokuskan untuk belajar dan tidak dimasukkan pada kelompok individu yang ingin bekerja atau angkatan kerja.

angkatan kerja adalah

Cara Memaksimalkan Potensi Angkatan Kerja

Pada penjelasan di atas telah Anda ketahui definisi angkatan kerja dan golongan yang termasuk ke dalamnya. Selanjutnya, bagaimana cara memaksimalkan potensi angkatan kerja?

Memang hal ini adalah sesuatu yang kompleks, tapi harus menjadi perhatian setiap perusahaan kepada tim. Bukan hanya berdampak untuk saat ini, tapi juga untuk jangka panjang.

Beberapa hal strategis dan penting yang seharusnya dilakukan antara lain;

  • Memberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk bekerja
  • Memberikan upah yang layak kepada pekerja
  • Memberdayakan tim dengan memberi tanggung jawab
  • Mengadakan training atau pelatihan yang meningkatkan skill
  • Melatih kemampuan entrepreneur agar SDM lebih mandiri

Ada banyak aspek yang bisa dilakukan sesuai kapasitas masing-masing. Di dalam internal perusahaan juga bisa lebih fokus kepada pengelolaan karyawan yang lebih baik menggunakan perangkat pendukung yang tepat.

Kesimpulan

Angkatan kerja adalah sesuatu yang menentukan pertumbuhan perekonomian dan pemberdayaan secara individu. Ada banyak hal yang bisa diupayakan untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja di Indonesia. Tentunya setiap upaya harus dilakukan secara strategis sesuai kondisi yang ada.

Untuk mendukung produktivitas tim yang bekerja dengan Anda, sudah saatnya gunakan perangkat pendukung yang sesuai untuk era digital seperti sekarang. Seperti halnya perusahaan-perusahaan yang menggunakan aplikasi absensi Kerjoo, banyak keuntungan yang berhasil dicapai. Anda bisa temukan caranya dengan klik di bawah ini.

aplikasi absensi mobile