Peak Performance di Dunia Kerja dan Cara Mencapainya

Momen peak performance mendukung individu dan tim di perusahaan Anda agar bisa mencapai hasil yang lebih optimal.

Peak performance

Pernahkah Anda mendengar istilah peak performance? Seringkali istilah ini bisa ditemukan di bidang olahraga. Tapi, selain bidang olahraga, ternyata peak performance di dunia kerja juga sesuatu yang penting untuk Anda ketahui.

Secara harfiah, pengertian peak performance adalah kinerja puncak atau kinerja optimal ketika seseorang bisa menunjukkan perilaku yang melebihi rata-rata hasil kerja atau fungsi dan perannya. Menurut American Psychological Association, peak performance adalah ketika seorang individu tampil pada tingkat yang optimal secara fisik, mental, atau keduanya.

Bagi orang-orang tertentu, kondisi seperti ini termasuk perasaan yang tidak dapat dijelaskan yang kemudian akhirnya dapat mencapai ritme terbaik. Begitu Anda mencapai tingkat performa puncak itu, Anda akan mengalami peningkatan adrenalin. Pada saat itulah seseorang merasa seperti berada di puncak dari pencapaian. Pernahkah Anda merasakan kondisi seperti itu?

Sebagai manusia, kita semua memiliki kemampuan untuk mencapai potensi penuh kita yang kadang momennya muncul sewaktu-waktu. Bagian terbaik tentang mencapai potensi maksimal adalah bahwa hal itu ditentukan oleh diri sendiri. Seringkali, kondisi peak performance datang pada titik di mana Anda telah mencatat berbagai pencapaian sebelumnya. Dengan kata lain, hal itu tidak terjadi secara instan.

Peak performance

Cara Mencapai Peak Performance di Pekerjaan

Momen pencapaian terbaik akan terlihat berbeda untuk setiap orang. Pada lingkup individu, Anda bisa memulai dengan memikirkan tujuan hidup, impian, atau target yang ingin Anda capai. Bagaimana cara mencapai peak performance di dalam pekerjaan Anda?

1. Memperkuat Motivasi Bekerja

Dalam banyak hal, performa puncak sebanding dengan motivasi untuk aktualisasi diri. Motivasi manusia dalam hal ini terikat pada hierarki kebutuhan seperti yang dipopulerkan Abraham Maslow. Di dalamnya secara berurutan ada kebutuhan fisiologis, kebutuhan tentang rasa aman, kebutuhan tentang rasa memiliki, kebutuhan penghargaan atau apresiasi, dan kebutuhan aktualisasi diri.

Faktanya memang kemampuan karyawan untuk melakukan yang terbaik akan terhambat apabila kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. Artinya, jika kita berpikir tentang kinerja organisasi, untuk mencapai performa terbaik, fondasi di bawahnya harus kuat.

2. Menjaga Kondisi Tetap Fokus

Sebelum individu dapat mencapai kinerja puncaknya, mereka perlu mencapai keadaan yang disebut dengan flow. Flow adalah konsep di dalam psikologi positif yang dikembangkan oleh Mihaly Csikszentmihalyi.

Ketika kita berpikir tentang keadaan flow, ada beberapa hal yang berperan. Kita mendefinisikan status flow sebagai pengalaman ketika Anda begitu fokus dan asyik dengan tugas yang ada, sehingga perhatian Anda ke suatu tugas benar-benar kuat. Seringkali, dalam keadaan flow tersebut, Anda begitu fokus sehingga tidak sadar waktu berlalu. Fokus adalah bagian besar untuk mencapai hasil kinerja optimal.

3. Ketahui Batasan Anda

Memberikan performa yang optimal adalah suatu keharusan, tapi di sisi lain mengetahui batasan adalah keterampilan yang juga butuh latihan. Ketika Anda menetapkan batasan antara pekerjaan dan personal, tandanya Anda pun lebih siap untuk menghasilkan performa lebih maksimal. Dengan kata lain, ini menjadi wujud manajemen waktu, prioritas, tujuan Anda, dan kapasitas Anda (baik secara fisik maupun emosional).

4. Selaraskan dengan KPI

KPI (Key Performance Indicator) adalah langkah yang terukur, umumnya dilakukan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengukur kinerja tim atau perusahaan secara keseluruhan. Dengan demikian, pencapaian perusahaan bisa meningkat dalam hal strategis atau orperasional.

KPI juga bisa diterapkan untuk mengambil keputusan yang tepat, cepat, serta membantu fokus ke hal-hal yang benar-benar penting. Sementara itu, indikator yang dipakai dalam mengukur kinerja pada suatu perusahaan belum tentu sama antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya.

5. Bekerjasama dengan Tim

Masing-masing divisi di suatu perusahaan sudah semestinya membangun lingkungan yang kondusif. Jadi, berbagai kerjasama produktif bisa terlaksana di antara rekan kerja atau divisi di dalam perusahaan. Kinerja tim pun bisa berjalan lebih selaras dengan tujuan.

Penerapan aplikasi HR yang mendukung ESS (Employee Self Service) juga bisa mendukung manajer dan pimpinan dalam mengukur kesuksesan KPI. Dengan berbagai fitur tambahan, maka proses melacak tujuan pencapaian KPI akan jauh lebih mudah. Momen ketika tim Anda mencapai peak performance pun akan secara strategis berdampak pada tujuan organisasi.

Peak performance

Ciri-ciri Tim Anda Mencapai Peak Performance

Setelah berbagai usaha di atas dikerahkan dalam beberapa waktu, apa ciri-ciri atau tanda bahwa tim Anda sudah mencapai peak performance atau pencapaian yang maksimal?

1. Produktivitas Meningkat

Salah satu tanda paling jelas dari performa yang optimal adalah ketika produktivitas meningkat. Meskipun kenyataannya manusia normal tidak selalu dalam kondisi produktif setiap waktu. Akan tetapi, ketika mereka merasa sangat produktif dan mampu menyelesaikan pekerjaan secara efisien, itulah momen peak performance. Dalam jangka panjang, ketika produktivitas Anda meningkat, maka Anda akan mendapat tambahan waktu untuk mengevaluasi semua langkah yang dilakukan.

2. Keberanian Menerima Tantangan Baru

Momen ketika tim Anda mencapai performa puncak akan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kepercayaan diri juga sebanding dengan motivasi, sedangkan perasaan termotivasi dapat mendorong untuk melakukan usaha yang lebih besar. Inilah momen yang tepat untuk menerima sebuah tantangan baru.

3. Lebih Tenang dan Terorganisir

Ketika kita membahas tim yang mencapai performa puncak, maka yang terlihat adalah bagaimana mereka bekerjasama. Apakah cukup terorganisir dengan situasi yang tenang? Alih-alih terbebani oleh adanya konflik internal, semua orang di dalam tim akan memusatkan perhatian kepada setiap pekerjaan strategis yang harus dijalankan.

4. Memiliki Keterlibatan yang Tinggi

Keterlibatan karyawan (employee engagement) adalah sebuah sikap peduli kepada perusahaan tempatnya berkontribusi. Tim Anda dalam hal ini sudah menyadari bagaimana strategi yang dilakukan dan hasil seperti apa yang ingin dicapai. Dengan keterlibatan yang tinggi, maka mereka akan peduli dengan keberlanjutan organisasi. Peningkatan performa individu dan tim akan berbanding lurus dengan peningkatan performa perusahaan.

Kesimpulan

Peak performance adalah salah satu istilah yang dipakai dalam dunia kerja profesional, yang berarti kondisi kinerja mencapai level yang optimal. Momen pencapaian yang maksimal ini telah dirumuskan oleh para ahli khususnya dari bidang olahraga dan psikologi. Akan tetapi, pada penerapannya di dunia profesional seperti pekerjaan yang sedang Anda jalani, konsep ini juga berlaku.

Yang perlu Anda lakukan untuk memaksimalkan performa adalah dengan memperhatikan semua sumber daya yang ada. Setelah itu, memperkuat motivasi bekerja, menjaga kondisi tetap fokus, bekerjasama dengan tim, dan menyelaraskan dengan KPI. Tentunya dalam proses tersebut, harus memahami batasan tugas-tugas yang sedang dilaksanakan.

Mengingat luasnya cakupan tindakan yang dilakukan untuk mencapai peak performance dalam hal ini, Anda dapat menerapkan sesuatu yang mendukung kinerja sehari-hari. Selain memaksimalkan sumber daya internal, Anda pun bisa menggunakan aplikasi atau software yang membantu pengelolaan karyawan Anda. Temukan cara lebih praktis dalam mengelola kehadiran tim Anda dengan Kerjoo!

Peak Performance